![]() |
| CAD Vs BIM |
CAD dan BIM merupakan dua teknologi yang sangat penting dalam dunia arsitektur, engineering, dan konstruksi (AEC). Keduanya digunakan untuk membuat dan mengelola informasi desain, tetapi memiliki pendekatan yang berbeda.
Apa Itu CAD?
CAD (Computer-Aided Design) adalah teknologi yang digunakan untuk membuat gambar teknik secara digital.
Dengan CAD, seorang drafter atau desainer dapat membuat:
Denah
Tampak
Potongan
Detail konstruksi
Site plan
Gambar struktur
Gambar MEP
Contoh software CAD yang populer adalah AutoCAD.
Dalam CAD, fokus utama berada pada gambar atau geometri. Garis, polyline, hatch, dimension, dan objek lainnya digunakan untuk membentuk gambar teknik.
Apa Itu BIM?
BIM (Building Information Modeling) merupakan metode kerja yang menggunakan model digital bangunan yang tidak hanya berisi bentuk geometris, tetapi juga informasi mengenai elemen bangunan.
Contohnya, sebuah objek dinding dalam BIM dapat memiliki informasi seperti:
Jenis dinding
Ketebalan
Material
Tinggi
Luas
Volume
Spesifikasi
Parameter lainnya
Contoh software BIM antara lain:
Autodesk Revit
Archicad
Tekla Structures
Allplan
BIM tidak hanya digunakan untuk membuat gambar, tetapi juga membantu koordinasi, analisis, dokumentasi, quantity take-off, hingga pengelolaan informasi proyek.
CAD vs BIM: Apa Perbedaannya?
|
Aspek |
CAD |
BIM |
|
Fokus |
Gambar teknik |
Model + informasi |
|
Bentuk |
2D / 3D |
Model informasi 3D |
|
Data elemen |
Terbatas |
Sangat detail |
|
Perubahan desain |
Banyak dilakukan manual |
Banyak perubahan terkoordinasi otomatis |
|
Dokumentasi |
Gambar terpisah |
Berasal dari model |
|
Clash Detection |
Terbatas |
Sangat mendukung |
|
Quantity Take-off |
Lebih banyak manual |
Dapat diambil dari model |
|
Kolaborasi |
Relatif terbatas |
Mendukung kolaborasi multidisiplin |
|
Koordinasi |
Mengandalkan drawing |
Model terkoordinasi |
|
Penggunaan |
Drafting & dokumentasi |
Design, coordination & information management |
Contoh Sederhana
Bayangkan Anda membuat sebuah dinding.
Dalam CAD
Anda menggambar beberapa garis untuk menunjukkan dinding.
Jika tinggi atau ketebalan dinding berubah, Anda harus memperbarui gambar yang terkait secara manual.
Dalam BIM
Anda membuat objek Wall dengan parameter tertentu.
Ketika parameter dinding berubah, informasi yang berkaitan dengan model dan dokumentasi dapat ikut diperbarui secara terkoordinasi.
Inilah salah satu perbedaan paling penting antara CAD dan BIM.
Apakah CAD Masih Digunakan?
Ya.
Meskipun BIM semakin banyak digunakan, CAD masih sangat relevan dalam dunia kerja.
CAD masih banyak digunakan untuk:
Detail 2D
Shop drawing
Detail fabrikasi
Existing drawing
As-built drawing
Export/import data
Dokumentasi proyek tertentu
Pekerjaan yang belum membutuhkan workflow BIM
Bahkan dalam proyek BIM, file DWG masih sering digunakan untuk pertukaran data tertentu.
Apakah BIM Akan Menggantikan CAD?
Tidak sesederhana itu.
Lebih tepat jika dikatakan bahwa BIM memperluas kemampuan dari sekadar drafting menjadi pengelolaan informasi bangunan.
Dalam banyak proyek, keduanya justru digunakan bersama.
Contohnya:
Revit → BIM Model → Documentation → Export DWG → Detail/Editing di AutoCAD
Workflow tersebut dapat ditemukan terutama ketika perusahaan memiliki kebutuhan dokumentasi CAD sekaligus workflow BIM.
Mana yang Harus Dipelajari?
Untuk mahasiswa, fresh graduate, drafter, maupun profesional AEC, saya menyarankan tidak memilih salah satu secara eksklusif.
Prioritas belajar:
1. AutoCAD
Kuasai dasar drafting, layer, block, dimension, layout, plotting, Xref, dan standar gambar.
2. Revit / BIM
Pelajari modeling, family, view, sheet, schedule, worksharing, koordinasi, dan basic BIM workflow.
3. Software pendukung
Kemudian dapat dilanjutkan dengan SketchUp, Navisworks, Enscape, Lumion, D5 Render, atau software lain sesuai bidang pekerjaan.
Kesimpulan
CAD = fokus pada gambar.
BIM = fokus pada model dan informasi.
Keduanya tetap memiliki tempat di dunia kerja. Jika ingin memiliki skill yang lebih fleksibel di industri AEC, menguasai CAD + BIM merupakan kombinasi yang sangat kuat.
